Selasa (6/2/2024) Musyawarah Kerja Operator Sekolah SMA-SMK sekabupaten Tuban reorganisasi pengurus. Dalam reorganisasi tersebut Bapak Arruman, operator dapodik SMAN 1 Singgahan masuk ke dalam jajaran pengurus Musyawarah Kerja. Beliau terpilih menjadi koordinator operator SMA Negeri sekabupaten Tuban.

Tugas beliau sebagai koordinator operator SMA Negeri sekabupaten Tuban adalah mengkoordinir, membantu dan menanyakan ke opetaror sekolah lain dalam menjalankan aplikasi dapodik. Bapak Arruman bertanggungjawab  terhadap kelancaran entry data di dapodik. Bapak Arruman juga harus memastikan tidak ada permasalahan berarti sehingga aplikasi dapodik dapat sinkronisasi dengan server pusat.  Sinkronisasi data ke pusat sangat penting dalam hal perolehan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), Penjairan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) dan lain-lain.

Menjadi Operator dapodik SMAN 1 Singgahan sejak tahun 2018, Bapak Arruman mengatakan operator harus jeli. Operator juga harus telaten karena memasukkan data yang berkaitan dengan banyak hal seperti data sarpras, data kesiswaan, data kurikulum.Data tersebut menjadi salah satu acuan oleh pusat untuk pencairan dana pendidikan seperti yang disebutkan diatas. Operator dituntut bisa sinkron dengan server pusat sesuai deadline/cut off yang telah ditentukan. Hal itulah kadang membuat operator dapodik menjadi tegang apalagi ketika batas cut off tersebut bebarengan dengan kegiatan lain yang harus diselesaikan secara bersamaan.

***

Redaksi

1 thought on “Dari Operator SMA menjadi Koordinator Operator sekabupaten Tuban”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top