Hiking, MOP Melatih Kecintaan pada Alam

Sabtu, 23 Juli 2022 hari kedua MOP sekaligus menjadi hari terakhir pada MOP kali ini.
Di hari terakhir di isi dengan berbagai kegiatan salah satunya adalah hiking, hiking ini dipusatkan di bukit Tegalrejo. Jumlah peserta yang mengikuti hiking kali ini cukup banyak, ada 13 sangga Pi dan 10 sangga Pa,dimana jumlah peserta per-sangga sebanyak 9 orang. selain di ikuti peserta kelas 10, ada juga kakak pembina yang turut mendampingi selama perjalanan yaitu Kak Alfiana, Kak Lilin dan Kak Supriyadi serta di bantu oleh kakak dewan ambalan (selaku panitia kegiatan MOP), pengurus OSIS, dan PMR.

Peserta berangkat pukul 07.00 WIB dari sekolah menuju ke bukit. selama di perjalanan, peserta di suguhkan dengan pemandangan bukit, persawahan dan hutan rimba. Di beberapa tempat di tengah hutan terdapat pos pos yang dijaga oleh beberapa kakak dewan, PMR, dan OSIS. Pembina di masing masing pos akan memberikan tugas serta materi kepada peserta, di akhir materi salah 1 regu diberikan tugas dan kode dari pembina masing masing pos untuk melanjutkan ke pos berikutnya. Pada jarak kurang lebih 2Km dari sekolah terdapat pos 1, pos 1 adalah pos pertama yang memberikan materi serta tugas. Materi di pos 1 yaitu PBB tongkat dan PBB regular (tanpa tongkat), tak sedikit peserta yang mendapatkan hukuman dari pembina di pos ini karena tidak membawa tongkat, peserta mendapatkan hukuman push up dari pembina pos. selain hukuman, peserta juga mendapatkan tugas yaitu membawa batu untuk diberikan kepada pembina di pos 2. Batu disini di isyaratkan sebagai amanat untuk pinru (pimpinan regu) apakah pinru bisa menjaga amanat dengan baik dari pembina pos? atau sebaliknya.

Sangga yang sudah mendapatkan materi selama 10 menit di pos 1 melanjutkan perjalanannya di pos 2. Jalur di pos 2 cukup ekstrem trek bebatuan dan menanjak menjadi teman d sepanjang perjalanan menuju ke pos 2. Karena trek bebatuan dan menanjak membutuhkan waktu yang cukup lama serta tenaga yang tak sedikit, ada beberapa peserta yang berhenti untuk minum dan makan jajan di sepanjang jalan untuk mengisi tenaga. Perjalanan skitar 15 menit,khirnya sampai di pos 2 selama di pos 2 para peserta akan menapatkan materi berupa sandi. Sebelum mendapatkan materi, mereka diarahkan untuk laporan kepada pemberi materi/pembina di pos.

Selama di pos pembina memberikan mereka sebuah tantangan untuk mencari penerima laporan/pembina. Karena di pos 2 ada lebih dari 3 penjaga merekapun kebingungan sehingga menguras waktu yang cukup lama. Tak hanya itu saja di pos 2 peserta yang tidak membawa tongkat di hukum oleh penjaga pos untuk mencari tongkat berupa kayu (tanpa merusak tanaman disekitar) yang akan digunakan sebagai pengganti tongkat. Di pos 2, selain mendapatkan materi mereka juga diberikan tugas yang serupa seperti di pos 1. Mereka di tugaskan untuk memberikan sebuah batu kepada salah 1 pembina di pos selanjutnya.

Melanjutkan di pos 3, perjalanan di pos 3 cukup melelahkan. Karena, jarak antara pos 2 dan pos 3 cukup jauh kurang lebih 3Km. di pos 3 para peserta sdudah memasuki di peukiman warga. Karena pos 3 berada di halaman rumah warga, di pos 3 peserta mendapatkan materi tali menali. Selain itu, mereka juga mengadakan bakti sosial. Mereka memberikan sembako untuk warga sekitar (Tegalrejo). Setelah baksos, mereka elanjutkan perjalanan ke pos terakhir yaitu, sekolah. Sesampainya di sekolah peserta bergegas untuk membersihkan diri dan dilanjutka dengan ishoma selama 1 jam, sembari menunggu sangga yang belum sampai disekolah.

Setelah ishoma dilanjutkan dengan game, ada 3 game yang seharusnya di lombakan tetapi karena kondisi waktu yang tidak mencukupi hanya ada 2 game yang di mainkan. Yaitu, estafet sarung dan joget ballon. Masing masing game diberi waktu 2 menit. Pukul 15.00 WIB game selesai, dan diperoleh juara dari 2 game tersebut.

Juara 1 PA: sangga perintis 4 Juara 1 PI: Sangga pelaksana 4
Juara 2 PA: sangga pendorak 3 Juara 2 PI: Sangga pelaksana 1
Juara 3 PA: sangga penobrak 4 Juara 3 PI: Sangga Pelaksana 5

Setelah game selesai, peserta diberikan waktu untuk ganti seragam pramuka guna melaksanakan apel penutupan. Apel penutupan dilaksanakan dengan khidmat dan lancar, walaupun banyak yang sudah capek. Tapi, tak menjadikan semangat mereka luntur. Acara terakhir hari ini sekaligus acara terakhir masa orientasi berjalan dengan lancar, dan baik. Walaupun masih ada bebrapa kekurangan. Menurut kak zaki (selaku panitia dari dewan ambalan)’’ kegiatan kali ini bertujuan untuk melatih fisik peserta, menambah pengalaman peserta dan sebagai penerapan dari dasa dharma ke-2 yaitu, cinta alam dan kasih sayang sesame manusia. Acara ini bertujuan melatih peserta untuk mencintai alam.”

Trimakasih kepada seluruh peserta yang sudah mengikuti kegiatan MOP dari awal hingga akhir, trimakasih kepada seluruh panitia dan kakak pembina yang sudah meluangkan waktu untuk menyiapkan an melaksanakan kegiatan ini dengan maksimal smpai sore hari. Semoga lelah kalian terbayarkan di kemudian hari 😀

(Hara/Umi Maharani)

Leave a Reply

Your email address will not be published.